× -bahasa-

×

view_list1.png Artikel     view_masonry.png Galeri     view_list2.png Video    
×
  • url:
×
×
×
3 0 0 0 0 0
3
   ic_mode_light.png

Bayangkan jika seluruh data penting umat manusia—film klasik, arsip sejarah, hingga dokumen digital—bisa disimpan selama ribuan tahun tanpa rusak sedikit pun. Hal yang dulu hanya ada di film fiksi ilmiah kini menjadi kenyataan lewat terobosan luar biasa dari raksasa teknologi dunia, Microsoft. Melalui proyek bernama Project Silica, Microsoft berhasil menciptakan teknologi penyimpanan data berbasis kaca kuarsa (quartz glass) yang diklaim mampu bertahan hingga 10.000 tahun tanpa degradasi.

Project Silica pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 2019 sebagai hasil kerja sama dengan University of Southampton di Inggris. Teknologi ini menggunakan laser berkecepatan sangat tinggi (femtosecond laser) untuk menulis data dalam bentuk struktur mikroskopis tiga dimensi di dalam kaca kuarsa. Setiap titik kecil atau “voxel” di dalam kaca tersebut merepresentasikan bit informasi yang bisa dibaca kembali dengan menggunakan sistem optik canggih dan kecerdasan buatan.

Berbeda dengan media penyimpanan konvensional seperti hard drive, SSD, atau cakram optik yang bisa rusak karena panas, kelembapan, atau medan magnet, kaca kuarsa yang digunakan dalam Project Silica memiliki ketahanan luar biasa. Dalam berbagai pengujian, data yang tersimpan tetap utuh meskipun kaca dipanaskan hingga 1000 derajat Celsius, direndam dalam air, digores, bahkan ditempatkan di dalam medan magnet kuat. Artinya, penyimpanan data masa depan ini tidak memerlukan listrik untuk mempertahankan isinya dan bisa bertahan ribuan tahun dalam kondisi ekstrem.

Yang lebih mencengangkan, satu lembar kaca kuarsa berukuran 75 x 75 x 2 milimeter—sekitar sebesar tatakan gelas—mampu menyimpan hingga 7 terabyte data. Microsoft bahkan sudah mendemonstrasikan kemampuan ini dengan menyimpan film “Superman” versi 1978 milik Warner Bros ke dalam kaca tersebut secara utuh. Film itu berhasil dibaca kembali tanpa ada kerusakan data, membuktikan stabilitas luar biasa dari teknologi ini.

Project Silica bukan sekadar eksperimen laboratorium, tetapi bagian dari visi besar Microsoft untuk menghadirkan penyimpanan data jangka panjang bagi generasi mendatang. Dalam era digital di mana data semakin besar dan penting, solusi seperti ini bisa menjadi penyelamat bagi arsip budaya, penelitian ilmiah, hingga catatan sejarah dunia yang berisiko hilang akibat keterbatasan umur media digital saat ini.

Meskipun masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia secara komersial, para ahli menyebut Project Silica sebagai salah satu inovasi paling menjanjikan dalam sejarah penyimpanan data modern. Dengan ketahanan hingga 10.000 tahun, teknologi ini berpotensi mengubah cara manusia melestarikan informasi selamanya—secara harfiah.

Sumber:
Microsoft Official Blog – “Warner Bros. and Microsoft Store Superman on Quartz Glass with Project Silica”
BBC News – “Microsoft Tests Storing Data on Glass for 10,000 Years”
The Verge – “Microsoft’s Project Silica Stores Data in Quartz Glass for Thousands of Years”

#Microsoft #ProjectSilica #TeknologiMasaDepan #InovasiDigital #PenyimpananData #QuartzGlass #TeknologiAbadi #IlmuPengetahuan #BBCNews #TheVerge #MicrosoftResearch

❮ sebelumnya
selanjutnya ❯
infodunia
+

banner_jasaps_250x250.png
<<
login/register to comment
×
  • ic_write_new.png expos
  • ic_share.png bagikan
  • ic_order.png urutan
  • sound.png malsAI
  • view_masonry.png grid
  • ic_mode_light.png light
× bagikan
    ic_posgar2.png x.png tg.png wa.png link.png
  • url:
× urutan
ic_write_new.png ic_share.png ic_order.png sound.png view_grid.png ic_mode_light.png ic_other.png
+
ic_argumen.png

Belum ada argumen, jadilah yang pertama